Langkah Strategis 2026

Fondasi menuju gerakan nasional permainan rakyat dan olahraga tradisional yang paripurna.

Program tahun pertama diarahkan pada pelindungan, penguatan tata kelola, penerjemahan visi menjadi roadmap, serta penguatan kelembagaan dan mekanisme pengambilan keputusan.

Ilustrasi program strategis KPOTI

Empat langkah strategis pada tahun pertama.

Setiap langkah membangun fondasi agar gerakan nasional dapat berjalan terarah, terukur, dan berkelanjutan.

01
Langkah 01

Penyelarasan Filosofi dan Arah Strategis

Membangun fondasi organisasi, sistem informasi, inventarisasi potensi daerah, dokumentasi, digitalisasi, dan pelindungan warisan budaya.

Penataan organisasi nasional; inventarisasi permainan rakyat dan olahraga tradisional; dokumentasi visual, audio visual, dan tertulis; pembangunan pusat data digital; serta fasilitasi pelindungan warisan budaya.

Fokus: Pelindungan • Data • Digitalisasi
02
Langkah 02

Penyempurnaan AD/ART dan Peraturan Organisasi

Memperkuat landasan organisasi agar tata kelola KPOTI berjalan inklusif, kolaboratif, akuntabel, dan terstruktur.

Penelaahan AD/ART, harmonisasi regulasi, penegasan kewenangan, mekanisme penyelesaian konflik, serta penyusunan Peraturan Organisasi prioritas.

Fokus: Tata Kelola • Akuntabilitas • Kepastian Aturan
03
Langkah 03

Penerjemahan Visi dan Misi Menjadi Roadmap

Mengembangkan program pendidikan karakter, festival, media digital, Nusantara Legacy, ekonomi kreatif, dan pariwisata budaya.

Integrasi PR-OT di sekolah; pelatihan fasilitator; komunitas pelajar; festival berjenjang; revitalisasi media; pendampingan UMKM; dan kolaborasi pariwisata.

Fokus: Pengembangan • Pemanfaatan • Aktivasi
04
Langkah 04

Penguatan Kelembagaan dan Pengambilan Keputusan

Memperkuat keanggotaan, digitalisasi organisasi, forum lintas daerah, kerja sama internasional, serta mekanisme rapat berjenjang.

Penerbitan KTA, forum kerja sama antarprovinsi, Teras Main Desa, kemitraan internasional, serta penguatan rapat kerja, rapat koordinasi, rapat pimpinan, rapat bidang, dan rapat pleno.

Fokus: Pembinaan • Jejaring • Kelembagaan

Fondasi gerakan nasional yang kuat.

Pada akhir tahun pertama, KPOTI diarahkan memiliki sistem data, tata kelola, dokumentasi, jejaring, dan kerangka pelindungan budaya yang lebih terintegrasi.

01

Peta Organisasi Nasional

Data kelembagaan, pengurus, anggota, pegiat, komunitas, dan mitra dari pusat hingga daerah.

02

Bank Data PR-OT

Inventarisasi identitas, sejarah, nilai budaya, aturan, alat, pelaku, dan status pelestarian.

03

Pusat Dokumentasi Digital

Foto, video, wawancara, modul, penelitian, ensiklopedia, e-katalog, dan peta digital.

04

Pelindungan Budaya

Dukungan pencatatan, pengakuan, usulan Warisan Budaya Takbenda, dan advokasi kebijakan.

05

Penguatan Tata Kelola

AD/ART yang relevan dan Peraturan Organisasi yang operasional serta seragam.

06

Program Pendidikan & Aktivasi

Sekolah permainan, fasilitator, komunitas pelajar, festival, media digital, dan Nusantara Legacy.

07

Ekonomi dan Pariwisata Budaya

Pendampingan UMKM alat permainan dan integrasi PR-OT dalam atraksi wisata.

08

Jejaring Nasional dan Global

Forum lintas daerah, Teras Main Desa, dan kemitraan dengan lembaga internasional.

Dari pelindungan menuju kondisi paripurna.

Roadmap KPOTI tidak berhenti pada festival. Gerakan dimulai dari data dan pelindungan, lalu berkembang menjadi program yang dimanfaatkan masyarakat, dibina secara berkelanjutan, dan akhirnya mandiri.

Diskusikan Kolaborasi
1

Pelindungan

Kenali, data, dokumentasikan, dan lindungi.

2

Pengembangan

Revitalisasi, inovasi, standardisasi, dan regenerasi.

3

Pemanfaatan

Pendidikan, kesehatan, kebudayaan, wisata, dan ekonomi.

4

Pembinaan

SDM, komunitas, kelembagaan, dan jejaring.

5

Paripurna

Ekosistem PR-OT hidup, mandiri, dan berkelanjutan.